“..Kepada Sahabatku BOEMI POETRA..”


"...Sahabat BOEMI POETRA..."

“…SAHABAT Ku…! Tentunya mungkin Engkau sudah mengetahui apa yang Aku rasakan…Apa yang Kita inginkan…dan Apa yang Kita Cita-citakan demi Bangsa dan Negara Kita Tercinta ini. Tiada maksud apa pun dari Ku dengan menulis surat ini, selain hanya ingin Berkeluh – Kesah…Ingin Berbicara….Ingin Berkata-kata…Ingin Berbuat Sesuatu bagi Tanah Air Kita ini…” Aku selalu menulis manakala Hati Ku tengah Gundah, manakala Hati Ku tengah Merana, manakala Hati Ku tengah Berkobar-kobar, manakala Hati dan Pikiran Ku penuh dengan Gejolak Jiwa yang Meledak-ledak dan Membara…” SAHABAT Ku Boemi Poetra…Kau laksana ARJUNA….!  Kepadamulah Aku gantungkan segala CITA – CITA dan HARAPAN…”  Kepadamulah Aku amanatkan apa yang menjadi Buah Pikiran Ku….Apa yang menjadi Cita-cita Kita Bersama. Karena Kau Penyampai Buah Pikiran Ku….sekaligus juga Poetra Kusuma Bangsaku….”  SAHABAT Ku Boemi Poetra…!

"...Poetra - Poetri Iboe Pertwi..."

Aku sampaikan ini dengan penuh Rasa Haru…sekaligus Bangga dan Bahagia,  karena ternyata masih banyak Pemuda – Pemudi yang SETIA dan PEDULI akan Nasib Bangsa dan Tanah Air  yang Kita Cintai ini….”  SAHABAT Ku Boemi Poetra…! Perjuangan Kita masihlah panjang dan masih perlu di lanjutkan. Segala hal yang menimpa Tanah Air Kita ini…membuat Kau dan Aku PERIHATIN….” Dan Aku sengaja menyampaikan hal ini kepada Mu Boemi Poetra…Agar Engkau tahu…Agar Engkau tambah mengerti…Agar Kamu tambah yakin….”

"...Sahabat BOEMI POETRA..."

Bahwa Aku pun turut merasakan apa yang Kau rasakan, yaitu perihal keprihatinan kita tentang Masa Depan Tanah Air dan Bangsa Kita ini. Sepertinya Kita harus Berjuang lagi…Berpeluh Keringat lagi…dengan Jiwa Muda Kita…dengan Semangat Muda kita yang Berkobar-kobar dan Menyala-nyala… Laksana Sukma Agung Sucita….”  SABARLAH dan YAKINLAH SAHABAT Ku…! Bahwa Aku akan selalu ada bersamamu…Aku juga ada bersama Mereka Generasi Muda Penerus Bangsa.  Dan Aku ada dimana-mana….”  Aku ada di setiap JIWA dan SEMANGAT Persatuan…Kesatuan  serta Cinta Tanah Air Indonesia ini…”  Dan Kita pun ada di dalam urat nadi KEPRIBADIAN Bangsa kita ini…”  BOEMI POETRA Sahabat Ku…! Dengarlah rasakanlah apa yang Aku rasakan, apa yang Aku pikirkan dan apa yang Aku inginkan.  Sudah pasti seperti juga apa yang Engkau dan Generasi Penerus Kita inginkan….yaitu  KEMERDEKAAN…!

 

"...Poetra - Poetri Boemi Pertiwi..."

MERDEKA dari Ketergantungan terhadap Bangsa Asing….”  MERDEKA dari Jerat Hutang – Piutang yang Menyiksa dan Membuat Kita tak Berdaya…” MERDEKA…dari Jerat Kemiskinan dan Kesengsaraan serta Kebodohan yang Mendarah Daging…” SAHABAT Ku Boemi Poetra…!  Marilah Kita bersama-sama Berdoa dan Berusaha agar Kelak Sang BUNDA PERTIWI Tiada Lagi Berlinang AIR MATA…Melainkan TERSENYUM Penuh BAHAGIA..” Agar Kelak Sang GARUDA SAKTI dan Sang DWI WARNA SUCI pun dapat Bersorak-sorai dengan Riang Gembira serta Penuh Suka Cita…” Hingga Kembali Nampak Megah Berkibar dan Berteriak :  MERDEKA…!  MERDEKA…!

 

SEKALI MERDEKA….TETAP MERDEKA…!

Dan SEKALI BERJAYA….TETAP AKAN BERJAYA…!

AMIN…!

MEDIO 20 MEI dan 28 OKTOBER 2010

MOMENTUM KEBANGKITAN NASIONAL & SUMPAH PEMUDA

Oleh :  Albert Dody. R

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: