“…MADAKARIPURA…” Air Terjun Akhir GAJAH MADA


“…Air Terjun MADAKARIPURA ini termasuk dalam kawasan wisata alam Bromo – Tengger Probolinggo Jawa Timur. Tepatnya di Desa Sapih Kecamatan Lumbang Probolinggo Jawa Timur. Berjarak hanya sekitar 5 Km dari kawasan kaki Gn Bromo Tengger. Dan kurang lebih 30 km dari pusat kota kabupaten  Probolinggo Jawa Timur.  Dengan ketinggian puncak air terjun sekitar 200 meter dan berair jernih ini, membuat siapapun akan tertegun sekaligus berdecak kagum atas segala keindahan panorama alam yang tergelar di hadapan mata. Seperti yang di alami sendiri oleh team redaksi PENANTRA ( Perhimpunan Nasionalis Nusantara ) saat bertandang ketempat tersebut. Bagian dasar kolam air terjun yang hanya seluas kurang lebih antara 25 s /d 30 meter, dengan bentuk dinding jurang yang tinggi mengkrucut ke atas itu. Seakan membentuk celah jurang yang lebih menyerupai bentuk seperti sebuah botol atau vas bunga. Dimana bagian bawah atau kolam permandian bagi para pengunjung,  jauh lebih luas daripada bagian puncak air terjun yang tinggi menjulang tersebut. Hal ini menyebabkan terjadinya suara gemuruh yang mendentam – dentam seakan memantul pada dinding jurang, ketika air terjun yang tercurah deras itu sampai di atas permukaan air kolam permandian. Menurut informasi yang Team Redaksi PENANTRA ( Perhimpunan Nasionalis Nusantara ) peroleh dari para petugas jaga setempat dapatlah di ketahui bahwa : Nama MADAKARIPURA berarti adalah  Tempat Terakhir dari Mahapatih GAJAH MADA Sang PEMERSATU Nusantara sekaligus Perintis Jalan Cita -cita berdirinya NKRI itu. Berdasarkan catatan sejarah di ketahui bahwa Sang Mahapatih GAJAH MADA yang terkenal dengan Sumpah AMUKTI PALAPAnya itu adalah : Seorang Perdana Menteri dari sebuah Kerajaan Besar di Tanah Jawa yang bernama MAJAPAHIT. Di mana saat itu luas wilayah Kerajaan Majapahit serupa dengan luas wilayah NKRI saat ini. Sang Mahapatih Gajah Mada menjabat sebagai Patih Majapahit sekitar Tahun 1313 – 1364 Masehi. Dan berhasil membuat Majapahit mencapai masa Puncak Kejayaannya dengan Rajanya bernama Prabu Hayam Wuruk yang berkuasa pada tahun 1350 s/d 1389 Masehi. Dan di akhir masa jabatanya sebagai Mahapatih Majapahit itulah, lokasi tempat air terjun ini kemudian oleh Beliau ( Patih GAJAH MADA ) dijadikan sebagai tempat pilihan terakhir menghabiskan sisa masa hidupnya untuk kemudian menjadi seorang Pertapa. Dengan latar belakang sejarahnya yang ternyata juga sangat penting karena terkait dengan nama seorang Tokoh Besar dalam Sejarah perjalanan bangsa ini. Membuat obyek wisata alam air terjun MADAKARIPURA ini pun memiliki nilai sejarah sekaligus kesakralannya tersendiri. Dikarenakan selain sebagai tempat kediaman terakhir Mpu Gajah Mada, dulunya tempat ini pun juga berfungsi sebagai tempat untuk bersamadhi dan mensucikan diri bagi Sang Mahapatih PEMERSATU Nusantara tersebut. Bagi yang belum pernah kesana tak perlu risau akan sulitnya akses jalan menuju ke tempat tersebut. Karena untuk bisa  sampai kesana dapat di tempuh dengan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Dan tersedia pula kedai – kedai penjual makanan serta areal parkir yang luas di pintu masuk, dengan Sosok Patung Gajah Mada di nampak Gagah duduk Bersila dalam sikap Samadhi Tapa. Dan seakan Ramah Menyapa lalu berucap Salam “…Selamat Datang…”  kepada setiap Pengunjung yang datang Bertandang untuk menikmati Indahnya panorama alam pegunungan dan Segarnya Air Terjun MADAKARIPURA yang Sejuk, Jernih sekaligus Sakral dengan nama Tirta Sewana. “…Selamat Bertandang…”

Oleh : Albert Dody Richmant

4 Tanggapan

  1. indah

    • Trims yaa mbak 4 support.

  2. Wawwwww Kereeeeeeeeeeeeeen

  3. […] Oleh : Albert Dody Richman [….] […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: