“…JEJAK PUTERA SANG FAJAR…”


"...Bung Karno dan Ayahanda Rd Mas Soekemi Sosrodiharjo..."

“….Koesno Soekarno atau lebih di kenal dengan sebutan BUNG KARNO  lahir pada Tanggal 6 Juni 1901 di Surabaya Ibu kota provinsi Jawa Timur. Wafat pada Hari Sabtu Wage 21 Juni 1970, dan di makamkan di Blitar kota dimana Tempat Kediaman kedua Orang Tua Beliau.  Ayahandanya Bernama Raden Mas Soekemi Sosrodiharjo, seorang Bangsawan Kediri. Sedangkan Ibundanya Bernama Ida Ayu Nyoman Rei keturunan Kasta Brahmana Ksatria  ( Pendeta skaligus Bangsawan Hindu Bali ). Sebulan sebelum Kelahiran Bung Karno Gunung Kelud di Provinsi Jawa Timur itu pun Meletus, yang menurut mitos kepercayaan masyarakat Jawa kala itu dengan meletusnya Gunung Kelud itu konon merupakan suatu Pertanda akan Terlahirnya Sosok Orang Besar dan Berpengaruh di seantero Nusantara ini..” Yach yang semula di anggap mitos namun pada Kenyataannya Pertanda itu pun menjadi sebuah Kenyataan dengan munculnya Sosok seorang Bung Karno yang kemudian menjadi salah seorang Tokoh Proklamator Terkemuka Bangsa ini. Suasana Tegang dan Bingung nampak terlihat dari Wajah Raden Mas Soekemi Pada Malam Menjelang Kelahiran Puteranya yaitu Bung Karno..” Dan di Tengah Kebingungan Raden Mas Soekemi itu muncullah pertolongan dari salah seorang tetangganya untuk membantu proses persalinan isteri tercintanya. Dan ketika semburat cahaya fajar menyingsing, maka lahirlah dengan Selamat Putera Sang Fajar Koesno Soekarno. Lalu Sang Tetangga Waskita penolong persalinan Istrinya itu pun Berpesan kepada Rd. Mas Soekemi agar menjaga serta mendidik Puteranya yang satu ini baik-baik. Karena menurut Pendapatnya serta firasat bathinnya bahwa kelak Puteranya yang satu ini akan menjadi Orang Besar yang di Segani, di Hormati sekaligus di Cintai oleh Masyarakatnya.

"...Bung Karno dan Ibunda Ida Ayu Nyoman Rai..."

Sejak Kecil memang Koesno / Soekarno sudah di kenal sebagai sosok Pahlawan Cilik Pembela Anak – anak Pribumi seusianya, dari kenakalan atau kesewenang-wenangan Anak – anak Belanda di tempat mereka sama-sama bersekolah, ataupun di lingkungan sekitarnya. Ketika Soekarno menginjak usia remaja maka atas prakarsa Ayahnya Rd Mas Soekemi di titipkanlah Soekarno pada salah seorang sahabatnya yaitu :  Dr. Hos Cokroaminoto seorang Tokoh Pemimpin Pergerakan Sarikat Islam yang bertempat tinggal di sebuah Rumah Kecil diantara Gang – gang sempit di jalan Peneleh 7 Kota Surabaya. Dan ternyata Pucuk di Cinta Ulam pun Tiba, kedatangan Soekarno ke Kota Surabaya di sambut penuh suka cita oleh D.r Hos Cokroaminoto Sahabat dekat Ayahnya  itu. Dan ternyata dari situlah Awal Tonggak karier Bung Karno  terjun ke dunia Politik. Di bawah Asuhan Sang Guru ( Maestro Orator ) sekaligus Sahabat dekat Ayahnya itulah Soekarno  kemudian banyak Bertemu, Berkenalan bahkan Belajar serta saling Bertukar Fikiran  dengan para Tokoh-tokoh Pemuda Pergerakan yang tengah Gigih Berjuang Merintis Jalan KEMERDEKAAN Bagi Bangsa Indonesia ini. Dan Akhirnya SOEKARNO yang juga di sebut BUNG KARNO The Founding Father itu pun menjelma menjadi seorang Politikus Handal sekaligus Orator Ulung yang Menggemparkan sekaligus Meresahkan bagi Kaum Imperialis juga Kapitalis .  ”  BUNG KARNO Kaulah  Pejuang Diplomasi Sejati demi  KEMERDEKAAN dan MARTABAT seluruh Rakyat Bangsa Indonesia ini.

Oleh :  Albert Dody Richmant

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: