PAMERAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA I Tingkat Jawa Barat


CIBINONG – Pameran Teknologi Tepat Guna (TTG) I Tingkat Jawa Barat merupakan event yang pertama kali dilaksanakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Kabupaten Bogor mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pelaksanaan pameran ini. Acara ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan bertempat di Gedung Tegar Beriman, areal perkantoran Pemkab Bogor-Cibinong. Pameran ini diikuti oleh utusan Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat dan digelar pada tanggal 12 hingga 15 Juni 2011 lalu, yang mengangkat tema ” Melalui Pemberdayaan Masyarakat Kita Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi Pengelolaan Sumber Daya Alam Yang Ramah Lingkungan Guna Meningkatkan Kapasitas dan Kemandirian Masyarakat Untuk Sejahtera”.

Salah satu mesin Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro dari Kab.Bandung

Teknologi-teknologi tepat guna yang dipamerkan dalam ajang ini tak hentinya membuat pengunjung menggelengkan kepala dan berdecak kagum. Beberapa teknologi seperti reaktor Biogas dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro memang menjanjikan bagi masyarakat untuk mendapatkan Akses Energi Mandiri dengan modal terjangkau yang berkisar antara 4-10 juta rupiah.

Mesin Penggiling padi yang dikreasikan utusan Kabupaten Karawang dirancang sedemikian sehingga dapat menghasilkan rendemen beras yang lebih tinggi daripada di pabrik penggilingan padi yaitu sebesar 60-70 % dengan harga mesin yang terjangkau. Produk-produk organik pun banyak diusung dalam pameran ini, hal ini positif baik bagi petani maupun masyarakat, karena kecenderungan hidup sehat yang tengah menjadi tren dewasa ini, maka makanan organik dihargai dengan harga lebih tinggi dibandingkan produk pertanian yang sarat dengan perlakuan kimia yang dapat menimbulkan komplikasi kesehatan dan merusak lingkungan.

Beberapa kreasi teknologi tergolong diminati oleh masyarakat dalam maupun luar negeri, seperti kreasi tenun Mendong dari Tasikmalaya yang disukai oleh masyarakat Jerman dan Korea. Pengunjung pun dapat mencoba alat tenun yang dipamerkan oleh kabupaten tersebut.

Kerajinan Perabot yang Antik dari Bahan Baku Paralon

Kemudian kreasi perabotan dan dekorasi rumah dari pipa paralon yang dikembangkan di Sukabumi, pembuatan perabotan itu dilakukan dengan pemanasan pipa paralon menggunakan blower dan kemudian proses pembentukan dan pendinginan. Warna alami yang timbul dari proses pemanasan tampak seperti warna perunggu yang menarik. Satu lagi kreasi teknologi yang ramah lingkungan dan diminati masyarakat adalah pembuatan aksesoris seperti dompet, tas, taplak meja, dan tatakan kursi dari bekas bungkus makanan. Dibutuhkan banyak sekali bungkus kopi/ snack untk membuat satu produk daur ulang tersebut, sehingga, semakin meningkatnya produksi kerajinan daur ulang akan berbanding lurus dengan berkurangnya sampah plastik sebagai salah satu masalah lingkungan.

Aneka Dompet Hasil Daur Ulang Pembungkus Kopi

Ide-ide segar merupakan hal yang penting dalam mengembangkan teknologi tepat guna. Para praktisi teknik harus jeli melihat pasar dan peluang yang ada. Seperti teknologi Pengipas Sate Madura Otomatis, Charger HP tenaga angin yang dipasang pada Helm dan penggerak tirai yang otomatis membuka pada pagi hari merupakan kreasi yang kreatif dari Pelajar SMK Kota Bekasi, Motor dan Kompor tenaga Air merupakan gebrakan dalam menanggulangi krisis bahan bakar dari Kabupaten Bandung, di bidang teknologi pangan terdapat kreasi coklat dari Garut yang berani memadukan coklat dengan dodol garut atau rasa-rasa lain yang terkesan ‘ tabrakan’, aneka makanan dan minuman olahan yang menarik dan merupakan pendatang baru di pasaran industri makanan, dan masih banyak lagi teknologi – teknologi yang berpotensi dan inspiratif bagi kemajuan dan kemandirian masyarakat.

Menenun Mendong di stand Kab. Tasikmalaya

Pameran TTG Tingkat I Jawa Barat ini, sesuai dengan temanya, memang merupakan langkah yang baik untuk memupuk bibit-bibit inovator teknologi di Indonesia untk menciptakan karya-karya yang bermanfaat, ramah lingkungan, dan aplikatif dalam mengelola sumber daya alam yang melimpah di negara ini. Juga untuk mempersiapkan diri keluar dari kondisi krisis multidimensi yang dialami selama ini.

Manfaat kegiatan pameran ini adalah sebagai langkah strategis dalam mempromosikan produk dan teknologi unggulan tiap daerah di Jawa Barat serta menyebarluaskan informasi tentang berbagai jenis teknologi tepat guna pada masyarakat. Hal positif lainnya yang didapat dari Pameran Teknologi Tepat Guna ini adalah masyarakat mendapat nilai tambah dan inspirasi-inspirasi baru dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan rumah tangga, sekaligus memberikan kemampuan hidup mandiri, terutama bagi masyarakat pedesaan dan pedalaman yang sulit dijangkau.

Sehingga ajang ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi menjadi event guna memajukan Indonesia dari segala bidang melalui teknologi tepat guna yang dapat menyejahterakan masyarakat. Tampaknya event-event serupa perlu dikembangkan pula di sektor yang lebih kecil seperti tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan agar lebih tepat sasaran sehingga informasinya dapat sampai ke masyarakat kecil yang membutuhkannya.

(Santi W.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: