Mengulik Seni Budaya Jakarta Melalui “..Festival Batavia Art..”



VIDEO LIPUTAN EVENT Team Redaksi PENANTRA News.

 

"..Stand Komunitas Pelestari Budaya yang siap melayani keingintahuan Pengunjung..".."

Batavia Art atau Pentas Seni Jakarta digelar pada tanggal 23-24 Juli 2011 lalu di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta. Acara yang keempat kalinya diselenggarakan ini telah menjadi Agenda Wisata Tahunan bagi Dinas Pariwisata dan Sejarah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh Museum Sejarah Jakarta untuk meramaikan dan mempopulerkan kawasan kota tua di Jakarta. Dimana Kota Tua Jakarta telah menjadi salah satu dari 15 destinasi wisata nasional.

Pengelola Museum Sejarah Jakarta sebagai pihak penyelenggara menampilkan stand pameran, atraksi seni budaya, dan pertunjukkan musik untuk meramaikan kawasan wisata Kota Tua. Sejumlah museum turut berpartisipasi memeriahkan acara yang digelar, antara lain Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Tekstil, Museum Bahari, Museum Joang’45, Monumen Nasional, Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri, dan Taman Budaya P. Onrust. Sejumlah komunitas pelestari sejarah dan budaya juga berpartisipasi dalam Festival ini antara lain Komunitas Pelestari Seni dan Budaya Kota Tua, Historia indonesia, dan Komunitas lainnya.

"..Pengunjung yang antusias Mengamati koleksi yang dipamerkan di Stand Museum Bahari.."

Dalam Batavia Art Festival, Pengunjung tidak hanya dihibur dengan acara panggung, musik, dan aneka hidangan kuliner namun juga mendapat nilai tambah berupa pengetahuan tentang sejarah maupun budaya khususnya di Kota Jakarta. Seperti di Stand Museum Sejarah Jakarta, pengunjung akan mendapatkan informasi umum tentang museum dan tentang teknik cetak litografi. Suatu teknik percetakan gambar kuno yang didatangkan oleh Belanda dan banyak dipakai Kaum Belanda untuk mendokumentasikan keindahan alam dan kondisi masyarakat Indonesia.Beberapa Litografi hasil reproduksi Museum Sejarah Jakarta ditampilkan di stand ini.

Museum Seni Rupa dan Keramik serta Museum Tekstil dan Museum Wayang bahkan menggelar suatu Workshop, Suatu Demo pembuatan kerajinan yang dapat dipraktekkan langsung oleh pengunjung. Museum Seni rupa dan Keramik menyertakan Workshop pembuatan menggunakan tanah liat dan meja putar. Museum Tekstil menggelar Workshop pembuatan batik tulis tradisional, sedangkan museum Wayang mengadakan workshop menggambar wayang selain juga menampilkan komunitas pecinta wayang metropolitan yang turut mengusung dan melakonkan kisah Wayang gubahan mereka sendiri yang disebut Wayang beber Metropolitan.

" Redaksi mengikuti Workshop keramik di Stand Museum Seni Rupa dan Keramik.."

Bagi Tim PENANTRA news, Festival semacam ini, menjadi wadah yang tepat dalam menyalurkan kreasi, inspirasi, dan pertukaran informasi bagi khayalak ramai. Batavia Art menjadi salah satu festival yang layak dikunjungi di tengah kegalauan masyarakat akan lunturnya budaya nasional sebagai kepribadian Bangsa.
Melalui interaksi dengan Komunitas pemerhati budaya dan kebangsaan, juga melalui museum-museum sebagai gudang informasi sejarah, pengunjung dapat tergugah hatinya untuk semakin mencintai dan ingin mengenal lebih dalam negara Republik Indonesia ini dengan khasanah kekayaan alam serta budaya yang tumbuh subur di buminya Indonesia.

Dwi Pravita G./ Santi Widianti

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: