“…BUBO SUMATRANUS…” Burung Hantu Mutiara asli Nusantara


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

Pesebaran burung hantu ini sebagian besar ada di wilayah Barat Indonesia

Anda pernah mendengar film Harry Potter? Film yang beberapa kali menyabet box office ini, salah satunya identik dengan burung hantu. Nah, hewan yang satu ini ternyata cukup menyedot perhatian para pengunjung pameran flora fauna yang diadakan di Lapangan Banteng, Jakarta. Stand-stand hewan yang terletak di bagian timur lapangan ini, terdapat beberapa jenis burung hantu yang dipamerkan. Tampak anak-anak dan orang dewasa berebutan mengerubungi kandang burung malam tersebut. Salah satu jenis burung hantu yang paling unik adalah yang bertengger di tangan Andreas,  salah satu penghobi burung hantu. Jenis burung hantu ini adalah burung hantu mutiara atau dalam bahasa Latinnya disebut sebagai Bubo Sumatranus.

Bubo Sumatranus masih memiliki tiga subspesies lagi, yaitu B.s. sumatranus, B.s. strepitans, B.s. tenuifasciatus. Masih menurut Andreas, waktu kecil, burung ini berwarna putih bertutul hitam. Beranjak dewasa, warna bulunya berubah jadi kecoklatan. Ciri fisik lainnya adalah ukuran tubuhnya yang besar (45 cm) dengan garis-garis tebal. Bulu abu-abu tua dengan berkas telinga horizontal mencolok, tubuh bagian atas coklat kehitaman, bergaris kuning tua halus seluruhnya, alis putih. Bagian bawah tubuh abu-abu keputih-putihan bergaris hitam tebal. Saat terbang suara terdengar keras dalam “wuuh” atau “hua-wuh”, dan suara seperti tertawa “kakakaka”.

Andreas dan Burung Hantu Mutiara di Pameran Flona 2011

Spesies ini tersebar mulai dari semenanjung Malaysia, Kalimantan, Sumatera, Bangka, Jawa dan Bali. Hidup dihutan-hutan dataran rendah sampai ketinggian 1000 m dpl. Mangsanya berupa mammalia kecil seperti tikus, ular, ikan-ikan kecil dan burung-burung kecil. Cara berburunya adalah dengan menyambar dari tenggeran atau pun melompat-lompat dengan cekatan ditanah. Burung berkelopak mata besar ini, gemar mandi-mandi dikolam atau sungai. aktivitasnya biasa dilakukan di malam hari. Ia mulai keluar dari persembunyian pada senja hari.

Menurut Andreas, dibandingkan dengan burung-burung hantu yang ada di film Harry Potter yang tadi disebutkan, masih jauh lebih bagus burung hantu ini. Faktor kelangkaanlah yang jadi ukurannya. Burung hantu jenis ini tergolong burung yang langka, “Coba saja Mbak cari di stand-stand yang jual burung hantu disini, pasti nggak ada yang jenis ini,” tuturnya. “Biasanya yang sering didapet yang love, yang mukanya kayak topeng.”

Sarung tangan diperlukan ketika menenggerkan burung hantu, sebab kukunya yang tajam

Burung ini lebih mengandalkan penglihatan ketimbang indra lainnya. Ini terbukti lewat penuturan Andreas yang menyatakan bahwa untuk melatih burung ini bertengger, sebaiknya tidak menggunakan sarung tangan yang berbeda warna.  ” Orangnya sih boleh ganti-ganti, tapi sarung tangannya jangan,” terang Andreas. Misalkan saja sarung tangan merah ini, terangnya sembari menunjuk sarung tangan yang sedang digunakannya, kalau sekali pakai yang ini jangan diganti agar si burung kuat bertengger. Kalau terlalu banyak di kandang, si burung malah jadi lemas dan mudah oleng ketika ditenggerkan di tangah, seperti yang terjadi pada burung hantu yang tengah di pegangnya.

Bubo Sumatranus merupakan satu dari 134 spesies Bubo (burung hantu). Burung ini dianggap sebagai pembawa pertanda maut di beberapa tempat di Indonesia, sehingga dinamakanlah sebagai burung hantu. Meski memang tak semua daerah menganggapnyan demikian. Di Jawa misalnya, nama burung ini adalah darès atau manuk darès yang tidak ada konotasinya dengan maut atau hantu. Sementara di Sulawesi Utara, burung hantu dikenal dengan nama Manguni. bahkan di Barat, burung hantu yang mereka sebut sebagai Owl, seringkali dikonotasikan sebagai lambang kebijaksanaan…”

Oleh : Eka Shantika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: