“…AYAM KETAWA…” Ayam Asli Asal Bugis



VIDEO LIPUTAN Team Redaksi PENANTRA News.

 

Salah satu koleksi ayam ketawa milik CV. BMS

Berkokok adalah hal lazim yang dilakukan ayam jantan. Tapi, bagaimana kalau kokokan ayam ini begitu panjang dan mirip orang tertawa? Unik sekali bukan? Kokokan yang mirip orang tertawa ini, membuat ayam ini akhirnya populer dengan sebutan ayam tertawa/ ketawa. Padahal ayam ini sudah punya nama di daerah asalnya di Sidrap, seperti diungkap Deden, salah satu pekerja di CV. Bogor Mitra Sejahtera, yang jadi peserta pameran Flora, di lapangan Banteng, Jakarta. Sebelum populer disebut sebagai ayam ketawa, warga Sidrap atau Siddenreng Rappang, sudah memiliki sebutan sendiri untuk ayam unik ini. Mereka lazim menyebutnya sebagai manu’ gaga’ (ayam gagak). Artinya, ayam yang tergagap-gagap.

Panjangnya kokokan ayam ini mengingatkan pada sosok ayam pelung yang merupakan ayam khas Jawa Barat itu. Bedanya, kokok ayam pelung memang panjang, bersuara agak berat dan bersih sepanjang kokokannya. kalau ayam yang satu ini, kokokannya memang panjang, tapi kokokannya sedikit mengalun dan ditengah-tengah kokokan ayam ini seperti sedang mengambil napas cepat.

Meski ayam ini merupakan hewan asli Sulawesi Selatan, dulu, ayam ini tidak banyak dibudidayakan. Sebab, kepemilikannya pun terbatas, peliharaan khusus kalangan bangsawan di kerajaan Sidenreng dan Rappang saja. Kedua kerajaan itu, jadi bagian dari Kerajaan Bugis. Ketika ayam ini mulai naik daun akhir-akhir ini, barulah warga Sidrap mulai banyak yang membudidayakannya. Bahkan, disebutkan kalau mereka yang sebelumnya membudidayakan ayam petelur, beralih jadi menyuburkan populasi ayam berkokok lucu

Anakan ayam ketawa berkualitas (kiri) seperti ini perekornya bisa dijual hingga Rp900.000,00

Menurut Deden, kokokan ayam ini beragam. Ada kokok tipe dangdut/pop/geratek dan slow/dodo atau kombinasi keduanya. Kokok tipe slow berbunyi mendayu-dayu dan lambat dan panjang. Sementara untuk kategori dangdut, kokokannya lebih dinamis, seperti irama dangdut. Kombinasi kedua tipe kokokan inilah yang paling diidolakan. Sehingga tak heran, harganya pun lebih tinggi. Adajuga tawa khas ayam ini yang cukup unik. Tawanya melengking dan panjang, mirip tawa Mak Lampir. Kalau ayam ini berkokok di tengah malam, sepertinyabisa membuat bulu kuduk merinding.

Selain kokokannya, ayam ini juga punya bermacam warna bulu. Tergantung warna bulunya, ayam ini konon bisa membawa keberuntungan bagi si pemilik. Enam maccam tipe bulu yang dimiliki ayam ini adalah; Bakka, Bori Tase’ Ceppaga, Ijo Buata, Kooro, dan Lappung. Bakka adalah ayam dengan dasar putih mengilap dihiasi warna hitam, oranye, atau merah. Sementara kakinya, bisa berwarna hitam atau putih. Bori Tase’ adalah ayam dengan warna dasar berbulu merah yang dihiasi bintik-bintik kuning keemasan. Ceppaga adalah ayam dengan  warna dasar hitam dengan hiasan bulu hitam dan putih di badan sampai pangkal leher, dan berkaki hitam. Ijo Buata adalah ayam dengan warna dasar hijau diohiasi merah, diselingi warna hitam disayap dan kaki berwarna kuning. Kooro adalah ayan berwarna dasar hitam dihiasi hijau atau putih dan kuning mengkilap, kaki berwarna kuning atau hitam. Lappung adalah ayam berbulu dasar hitam dengan merah hati dan mata putih.

Deden, salah satu anggota CV.BMS yang membudidayakan ayam ketawa di Bogor, Jawa Barat

Harga jual ayam ini menurut Deden ditentukan oleh jenis suaranya. Salah satu ayam yang dimiliki Deden dijual 12 juta. Sementara untuk anakannya dijual Rp900.000,00. Sebab, menurutnya ayam ini merupakan turunan dari ayam berkualitas, sehingga wajar jika harga jualnya jadi melambung.

Harga ini memang wajar dipasaran. Dari data yang dikumpulkan Penantra, saat ini ayam ketawa berumur satu bulan bisa dihargai Rp100.000. Sementara ayam yang sudah dewasa harga jualnya bisa mencapai jutaan bahkan puluhan juta rupiah jika termasuk ayam-ayam juara kontes. Beruntung pemerintah daerah Sulawesi Selatan cukup tanggap dengan tren ayam yang menjadi ciri khas daerahnya ini. sehingga ayam ini sudah dipatenkan sebagai warisan budaya suku Bugis.

Oleh : Eka Shantika

3 Tanggapan

  1. wach mahal juga ya
    purwati
    http://purwatiwidiastuti.wordpress.com
    http://purwati-ningyogya.blogspot.com
    http://purwatining.multiply.com

    • Iya mbak krn memang tergolong Jenis Ayam Hias yg unik…

      • melayani wilayah lampung tidak pak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: