“…LABU BOTOL…” Serba Guna Untuk Serba Kebutuhan


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

Labu Siolok, salah satu subspesies dari labu botol. Jika dikeringkan labu ini bisa digunakan untuk berbagai perkakas

Labu Siolok adalah nama untuk labu bergelombang ini, seperti dijelaskan Rahmat Hidayat dari stand Plantagar di pameran Flona yang diadakan di Lapangan Banteng, Jakarta. Labu yang bentuknya bergelombang ini, sebenarnya dikenal juga sebagai labu botol. Varietas tanaman ini sangat beragam. Ada yang berbentuk bulat, lonjong, ataupun seperti botol. Mengapa labu ini dinamakan labu botol, rupanya tak jauh dari fungsi labu ini yang memang bisa digunakan sebagai botol minuman. Bahkan, dalam sejarahnya, labu ini merupakan salah satu labu pertama yang dibudidayakan manusia hampir diseliruh dunia untuk digunakan sebagai botol minuman.

Botol minum yang digunakan St.Yakobus pun terbuat dari labu botol. Bukti bahwa fungsi tanaman ini dikenal diseluruh dunia sejak zaman dulu kala

Mungkin sebagian dari kita mengenal botol minuman dari Cina-lah yang bentuknya serupa dengan bentuk tanaman ini. Apalagi buat penggemar film silat Cina, pasti mengidentikkan botol minuman ini dengan botol tuak Cina seperti tampak di film Drunken Master. Padahal bukan cuma orang-orang daratan Cina yang menggunakan botol minuman dari tanaman labu-labuan ini. Orang-orang di Afrika, Eurasia, dan Amerika pun menggunakannya sejak lama. Salah satu buktinya adalah seperti yang tampak pada patung Santo Yakobus yang te

rdapat di halaman gereja Santo Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta ini.

Labu botol ini punya sebutan latin yaitu Lagenaria siceraria. Rahmat mengaku bahwa tempatnya bekerja mendapat bibit pohon ini dari Thailand, lalu dibudidayakan menggunakan pupuk rumput laut ya ng dijualnya di Pasar Kemis, Tangerang. Dari pengalaman, kebanyakan orang yang membeli bibit pohon ini digunakan sebagai penghias halaman rumah sebagai pajangan atau memang iseng mengoleksi. Di halaman rumah, tanaman ini bisa dijadikan peneduh. Tentu, dengan merambatkan pohonnya.

Labu botol asal Indonesia,Indonesian Lumpinneck

Di masa lalu, tanaman ini ternyata bisa digunakan untuk banyak hal selain sebagai botol minuman. Bentuk kulitnya yang keras dan tidak berkerut ketika labunya membusuk, menjadikan labu ini baik digunakan untuk berbagai masakan dan perkakas. Mulai dari perkakas rumah tangga, alat musik, hingga pernak-pernik pakaian bisa dihasilkan lewat labu yang dikeringkan ini. Cara pengeringannya pun mudah ujar Rahmat, biarkan labu beberapa hari hingga mengering, setelah kering potong atasnya, Lalu siram bagian dalam dengan air panas untuk meluruhkan daging buah yang sudah membusuk. Kalau ingin lebih cepat, bisa mggunakan oven untuk mengeringkan buah ini. Ketika menggunakan oven, perhatikan perubahan warna kecoklatan pada kulit labu sebagai indikasi tingkat kekeringannya.

Salah satu kreasi unik dari labu botol

Labu botol dibagi dalam enam jenis berdasarkan American Gourd Society (2003), yaitu labu botol mini, martin house, penguin atau powder horn, Indonesian lumpinneck, hardshell wartie dan Chinese botlle. Seperti terlihat dalam pembagian ini, Indonesia sebenarnya memiliki varietas labu botol sendiri, Indonesian lumpinneck. Bentuknya cukup unik dengan dasar buah menggembung, leher buah jenjang, dan bagian atasnya menggembung lagi, hanya saja lebih kecil.Bentuk labu ini mengingatkan kita akan bentuk kendi yang umum digunakan sebagai penyimpan air. Jangan-jangan, si pembuat kendi memang terinspirasi dari bentuk labu botol ini ya? Sayangnya,k meskipun tanaman ini asli Indonesia, penghobi labu botol mengaku kesulitan menemukan spesies ini di Indonesia. Ia malah banyak menemukannya di sesama penghobi dari Australia atau Amerika.

Sebagai perkakas rumah tangga, labu botol sering digunakan sebagai wadah, untuk menampung air, membawa ikan, menjadi mangkok, sendok, ataupun diperindah dengan cat dan ukiran untuk dijadikan tas seperti yang dilakukan orang Karibia. Di Afrika Barat, ukuran labu yang agak kecil digunakan untuk minum wine palma. Mereka juga menggunakannya sebagai salah satu instrumen musik yang disebut Kora (Toumani Diabate), xalam/ngoni, dan goje. Labu botol juga digunakan sebagai resonators dibawah balafon (marimba khas Afrika Barat). Tanaman ini juga biasa digunakan sebagai perkusi khususnya bagi suku Fulani, Songhai, Gur-speaking dan Hausa. Lucunya, warga Nigeria juga menggunakan labu ini sebagai helm untuk menghindari tilang bagi pengendara motor.

Pipa tembakau dari labu botol

Selain sebagai perkakas, tanaman ini juga bisa digunakan sebagai obat, seperti digunakan di Peru, Bolivia, dan Ecuador ribuan tahun yang lalu. di Cina, tanaman ini juga digunakan sebagai penampung obat. Labu botol dipercaya bisa menyerap energi negatif bumi yang bisa memengaruhi kesehatan. Lainnya, batang labu botol ini bisa juga dimanfaatkan sebagai pipa rokok tembakau. Ada pula yang mengukirnya menjadi lampion.

Indonesia pun tak kalah soal pemanfaatan labu botol. Seperti yang dilakukan oleh Undang Rohmat. Berbekal bibit labu botol dari mertuanya di Garut, ia mulai berjualan perkakas botol minum dari tanaman ini di Lembang, Bandung. Begitupula dengan KUB Batik Kayu dan Cinderamata Langgeng Magelang yang menghias kulit labu botol kering dengan lukisan Batik…

Oleh : Eka Shantika

Satu Tanggapan

  1. pengen punya botol nya aja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: