‘…MUSEUM KEBANGKITAN NASIONAL…” Gedung STOVIA Jakarta


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

SLIDESHOW PHOTO LIPUTAN SEJARAH Oleh Redaksi PENANTRA News.

 

"...Gedung STOVIA / Museum Kebangkitan Nasional..." Jln Abdurrahman Saleh No : 26 Jak - Pus

“…Gedung STOVIA yang kini di kenal dengan nama Museum KEBANGKITAN NASIONAL merupakan Museum Sejarah. Dengan berbagai koleksinya yang berkaitan dengan Sejarah Masa – masa Kebangkitan Nasional 1908. Museum ini berada di dalam lingkungan kompleks Gedung Kebangkitan Nasional. Berlokasi di Jalan Abdurahman Saleh No : 26 Jakarta Pusat. Berdasarkan keterangan yang di peroleh Team redaksi PENANTRA ( Perhimpunan Nasionalis Nusantara ) Yang meliput langsung ke lokasi. Di dapatlah Informasi bahwa Menurut Sejarahnya Gedung Kabangkitan Nasional ( Eks STOVIA ) ini mulai di bangun oleh Pemerintah Hindia Belanda sejak tahun 1899 dan baru selesai tahun 1901. Lalu pada sekitar bulan Maret 1902 gedung ini pun diresmikan pengunaannya sebagai gedung STOVIA oleh Pemerintah Hindia Belanda saat itu. STOVIA ( School Tot Opleiding Van Inlandsche Arsten ) adalah : Suatu Sekolah Kedokteran bagi para Bumi Putera / Orang – orang Pribumi yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

"...Redaksi PENANTRA dlm Ruang Kelas ANATOMI..." Tempat Lahirnya Perkumpulan Budi Utomo 1908

Dan selama mereka mengikuti pendidikan, para pelajar STOVIA ini di wajibkan untuk tinggal di dalam lingkungan Asrama sampai mereka menamatkan masa pendidikan mereka. Bangunan Asrama ini pun juga terdapat di dalam areal kompleks gedung itu pula. Lamanya masa pendidikan di bagi dalam dua tahapan yaitu : Pendidikan Masa Persiapan adalah selama 2 – 3 tahun. Lalu Pendidikan Masa Pembelajaran Praktek Ilmu Kedokteran adalah 5 – 6 tahun. Sedangkan pelajar yang dapat di terima masuk di sekolah ini adalah para siswa lulusan Europeesche Lagere School ( ELS ) atau yang sederajat. Pada tahun 1920 oleh pemerintah Hindia Belanda aktifitas pendidikan Ilmu Kedokteran STOVIA di pindahkan ke gedung yang saat itu masih baru yaitu : di Jalan Salemba Raya No : 6 Jakarta Pusat yang kini bernama Fakultas Ilmu Kedoteran Universitas Indonesia.

"...Taman Ashrama STOVIA.." dlm Kompleks Museum Kebangkitan Nasional

Hal ini di karenakan gedung yang lama sudah tak memadai lagi bagi aktifitas kegiatan pendidikan ilmu kedokteran. Namun Asrama bagi para siswanya tetaplah di fungsikan. Kepindahan aktifitas belajar mengajar di STOVIA tidak semata – mata sekaligus, melainkan di lakukan secara bertahap. Pada tahun 1925 sampai dengan tahun 1942 Gedung STOVIA di pergunakan untuk pendidikan MULO setingkat SMP, AMS setingkat SMA dan sebagai Sekolah Pendididkan Asisten Apoteker setingkat Akademi sekarang. Nama STOVIA untuk gedung ini masih di pergunakan sampai pada tanggal 9 Agustus 1927. Kemudian berganti nama menjadi Geneeskunidge Hooges School ( Sekolah Tinggi Ilmu Kedokteran ). Namun oleh Penjajah Jepang nama itu pun kemudian di ganti menjadi IKA DAIGAKU ( Sekolah Kedokteran ). Setelah era Kemerdekaan Indonesia yaitu tepatnya sejak tanggal 2 Februari 1950 oleh Pemerintah RI di ubah namanya menjadi Perguruan Tinggi Kedokteran RI.

"...Lukisan Dr Wahidin Sudirohusodo..." di depan Ruang Kelas ANATOMI.

Pada antara tahun 1942 – 1945 oleh Penjajah Jepang gedung ini pun sempat di fungsikan sebagai tempat Penampungan bagi Tentara Belanda sebagai Tawanan Perang. Gedung Eks STOVIA ini menyimpan berbagai Kenangan bernilai Sejarah penting sebagai Perintis Jalan Perjuangan bagi Kemerdekaan dalam bentuk wadah Organisasi Pergerakan Modern. Di karenakan di tempat ini pulalah, khususnya di bagian Ruang ANATOMI yang merupakan tempat Belajar sekaligus Berdiskusinya para Pemuda Pelajar STOVIA hingga tercapailah kesepakatan untuk mendirikan Organisasi Pergerakan Modern pertama di Indonesia dengan nama : “…BOEDI OETOMO…” Perkumpulan BOEDI OETOMO yang di dirikan pada tanggal 20 Mei 1908 oleh para pelajar STOVIA yang di ketuai oleh : Dr. Sutomo dengan dukungan Dr. Wahidin Sudiro Husodo dan M. Suradji itu, kemudian memicu timbulnya atau berdirinya berbagai Organisasi Politik Modern di Indonesia yang berusaha memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia. Di antaranya adalah : Indische Vereeniging, Sarekat Dagang Islam, Indische Partij, Muhamadyah, Trikoro Dharmo (Jong Java) , Jong Ambon, Jong Minahasa dsb.

"...Diorama Wanita Pergerakan Indonesia..." Koleksi Museum

Berdirinya Perkumpulan BUDI UTOMO pada tanggal 20 Mei 1908 sebagai Organisasi Modern Pertama inilah yang kemudian di tetapkan sebagai Momentum Kebangkitan Nasional Indonesia. Dan oleh sebab itu tempat yang di mana Perkumpulan BUDI UTOMO itu dirikan kini di jadikan sebagai Museum dengan nama : MUSEUM KEBANGKITAN NASIONAL yang lengkap dengan berbagai koleksi benda – benda bersejarah berupa Foto – foto masa lalu Gedung serta aktifitas para Pelajar STOVIA, Replika, Lukisan Perjuangan, Diorama Perjuangan Para Tokoh Pemuda Pergerakan, Patung – Patung, Senjata – senjata dsb. Yang berkaitan erat dengan era masa – masa Perjuangan Bangsa. Bagi yang berminat mengunjungginya Museum ini buka setiap harinya mulai Hari Selasa – Kamis pukul 08.30 – 15.00 Wib. Jumat 08.30 – 11.30 Wib. Sabtu – Minggu pukul 08.30 – 14.00 Wib. Dengan Harga Tiket yang relatif terjangkau bagi khalayak Umum, Pelajar dan Mahasiswa Museum ini dapat di jadikan sebagai sarana Wisata Sejarah sekaligus Pengembangan Wawasan Kebangsaan serta Penumbuh Semangat Cinta Tanah Air….” Selamat Bertandang.

Oleh :  Albert Dody Richmanto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: