“…MUSEUM INGGIT GARNASIH…” Sepenggal MEMORIE Soekarno di BANDUNG


"...Bekas Rumah Kediaman Ibu Inggit Ganarsih dan Bung Karno..." di Jln Inggit Ganarsih No : 8 Bandung Ja - Bar.

“…Bandung adalah kota dimana perjuangan Soekarno banyak mendapat pahit getir. Sebab di kota inilah ia menjadi sangat progresif dan memulai dialognya dengan rakyat untuk membangun kesadaran kebangsaan di tengah rakyat Pasundan. Di kota ini pula Partai Nasional Indonesia pertama berdiri. Rumah sederhana inilah yang menjadi tempat bernaung Soekarno dan istrinya Inggit Garnasih. Mungkin banyak yang asing dengan nama wanita yang satu ini. Perempuan asal Bandung ini merupakan istrikedua Soekarno. Beliau yang mendampingi Soekarno pada masa perjuangan di era pergerakan nasional. Mulai sejak menjadi mahasiswa di Bandung, aktif dalam perkumpulan mahasiswa dan PNI, hingga masa pembuangan di Ende dan Bengkulu. Kini, nama wanita asal Bandung itu diabadikan jadi salah satu jalan Kota Bandung. Tepatnya di kawasan Ciateul, sebab di sinilah rumah Bung Karno dan Inggot berada. Rumah yang ada sekarang, rupanya sudah bukan bangunan asli. Dulunya rumahini merupakan rumah panggung, namun rumah itu terbakar habis saat peristiwa Bandung Lautan Api. Setelah dibangun kembali dan dibeli pemerintah Kota Bandung di tahun 1980-an, rumah ini sempat direnovasi oleh Pemda sebanyak dua kali.

"...Soekarno dan Inggit Garnarsih..."

Setelah menikah pun, ternyata Inggit dan Soekarno tak langsung menempati rumah ini, melainkan berpindah-pindah tempat kontrakan si sekitar jalan yang sekarang bernama Jalan Dewi Sartika. Meski demikian, rumah ini memiliki nilai sejarah. Soekarno dan Inggit menempati rumah ini dari 1926 hingga 1932. Di masa-masa itulah rumah ini menjadi basis Soekarno membangun perjuangan merintis kemerdekaan bangsa bersama rekan-rekan seperjuangannya. Banyak diskusi dan pertemuan dengan rekan seperjuangan dilakukan di rumah ini. Rumah ini tak seberapa luas dan hanya terdapat beberapa ruangan didalamnya. Tak juga banyak perabotan yang terlihat didalamnya. Sejak peresmian rumah ini menjadi rumah bersejarah, hanya koleksi foto beserta keterangannya yang bertambah di rumah ini. Padahal menurut beberapa sumber, pihak keluarga Inggit masih menyimpan benda-benda peninggalan Soekarno seperti buku-buku, mesin ketik, dan perabot lainnya yang bisa digunakan untuk mengisi rumah bersejarah ini. Saat ini, hanya replika batu pipisan yang digunakan Inggit untuk membuat jamu, yang tampak di museum ini.

"...Inggit Ganarsih dan Bung Karno..."

Penambahan lainnya adalah terpasangnya papan nama yang bertuliskan Rumah Bersejarah Inggit Garnasih di bagian depan rumah. Masuk ke bagian dalam museum, terdapat ruang yang dulu menjadi ruang tamu. Disini tampak foto profil Bu Inggit dan foto Bung Karno ketika pertama tiba di Bandung. Dinding sebelahnya menunjukkan gambar ketika Bung Karno menjenguk Bu Inggit yang sedang sakit pada 1960 di rumah yang dulu beralamat di Jalan Ciateul no.8 ini. Sebelah kiri ruangan itu, terdapat ruang baca atau perpustakaan Bung Karno. Dalam ruangan ini terdapat surat nikah dan cerai Bu Inggit dan Bung Karno. Diceritakan pula sosok Inggit sebagai perempuan yang tidak cengeng dan banyak menuntut kepada Soekarno suaminya. Ia malah menjadi tulang punggung keluarga karena memahami perjuangan suaminya. Soekarno bukan tidak ingin bekerja. Sebagai seorang lulusan Technische Hoogenschool Bandoeng yang cemerlang, ia sebenarnya mudah saja bekerja sebagai pegawai negara. Tapi menurutnya, menjadi pegawai negeri kala itu, sama saja mengabdi kepada Belanda. Demi mendukung perjuangan Soekarno itu, Inggit mencari nafkah lewat berjualan jamu, bedak, ataupun menjahit. Ia tak ingin mengganggu Bung Karno yang saat itu tengah sibuk memajukan pergerakan nasional. Dalam rumah ini pula ditunjukkan anugerah Piagam Penghargaan Satya Lancana Perintis Kemerdekaan yang diberikan oleh Soekarno bagi Inggit pada 1961. Juga Bintang Maha Putera Utama yang diberikan pada masa pemerintahan Soeharto di tahun 1997 dan diterima oleh anaknya, Ratna Juami…”

Oleh : Eka Shantika

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: