“..Misa Syukur Pengangkatan IJ Kasimo sebagai Pahlawan Nasional..” di Kathedral Jakarta


 

Perayaan misa bagi I. J Kasimo, sebagai ungkapan syukur atas anugerah gelar Pahlawan Nasional

“…Umat Katolik Kamis 1 December 2011 lalu merayakan penganugerahan Pahlawan Nasional kepada Ignatius Josef Kasimo. Perayaan dilakukan lewat pelaksanaan Misa Konseleberasi Syukur yang diadakan di Gereja Santa Maria diangkat ke Surga, Jakarta dan diikuti oleh sekitar seribu jemaat dan undangan. Misa dipimpin oleh Wakil Ketua Presidium Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Mgr. Ignasius Suharyo yang didampingi oleh Sekjen KWI Mgr. Pujasumarta, dan Ketua Komisi Keluarga, Mgr. Michael Angkur. Turut hadir pula perwakilan Tahta Suci Vatikan, Mgr. Antonio Guido Filipazzi. IJ Kasimo sendiri merupakan tokoh pada masapergerakan nasional, ia aktif dalam organisasi Budi Utomo. Selanjutnya ia memilih berjuang lewat jalur politik melalui PPKD, organisasi perkumpulan politik Katolik Jawa. Menjadi anggota Voolksraad, Kasimo memanfaatkannya untuk menyejahterakan pertanian rakyat. Ia juga turut menandatangani Petisi Soetarjo. Setelah Indonesia Merdeka, di pemerintahan Syahrir Kasimo diangkat menjadi delegasi RI yang berunding dengan Belanda. Masa pemerintahan kabinet Amir Syarifudin, Kasimo menjabat sebagai Menteri Muda Kemakmuran yang mengeluarkan Kasimo Plan.

Arak-arakan penghormatan bagi IJ Kasimo saat pembuka misa yang diiringi lagu "Satu Nusa Satu Bangsa" oleh jemaat dan tamu undangan

Kasimo Plan adalah rencana priduksi tiga tahun (1948-1950) untuk mengatasi kesulitan pangan akibat Agresi Militer Belanda. Ketika Soekarno dan Hatta ditawan Belanda, IJ Kasimo bersama Kol. A.H Nasution menjalankan fungsi pemerintahan (eksekutif) dengan membentuk KPPD (Komisariat Pemerintah Pusat di Jawa). Sebelum misa dilaksanakan, Jacob Oetama diminta untuk memberi sambutannya. Sebab, Oetamalah yang mengusulkan pengangkatan IJ Kasimo sebagai pahlawan nasional. Dalam sambutannya, Jacob mengenang IJ Kasomo sebagai pribadi yang patut menjadi teladan karena sikap jujur dan rela berkorban. Setelahnya, acara dilanjutkan denan pelaksaan misa. Tak seperti biasanya, mengiringi perarakan pemimpin misa, umat mengiringi dengan menyanyikan lagu wajib nasional. Satu Nusa Satu Bangsa, dilanjutkan dengan Indonesia Raya yang menggema dalam rumah ibadah ini. Mgr. Ignatius Suharyo juga meyampaikan apresiasinya terhadap Kasimo dalam khotbahnya. Menurutnya, dalam dialog imajiner dengan I.J Kasimo, beliau prihatin dengan kondisi parpol dan dewan perwakilan yang dinilai rendah nilai kepahlawannnya oleh masyarakat menurut jajak pendapat Kompas. Apalagi I.J Kasimo pernah memimpin dua lembaga tersebut. Mgr. Filipazzi atas nama Bapak Suci di Vatikan menyatakan kegembiraannya atas kabar diangkatnya I.J Kasimo, seorang Katolik, sebagai Pahlawan Nasional.

Mgr. Filipazze, perwakilan dari Tahta Suci Vatikan untuk Indonesia, menyampaikan apresiasinya atas pengangkatan I.J Kasimo sebagai Pahlawan Nasional

Uniknya lagi, dipenghujung misa, para pembaca doa, bagi bangsa, negara, dan seluruh umat, mengenakan pakaian daerah dari berbagai daerah di Indonesia. Didiek SSS, salah satu master saksofon Indonesia pun menyumbangkan lagu Nderek Maria yang dibawakan dengan syahdu dari alunan saxophonenya di hadapan altar Bunda Maria. Bagi umat katolik, IJ Kasimo dinilai telah berhasil menjalankan nilai luhur; “Pro Eccelesiam Pro Patria, Untuk Gereja untuk “Salus Populi Suprema Lex”; “Kepentingan Umum adalah Kepentingan Paling Utama”, mengantarkan sifat-sifat kesederhanaan, kejujuran, dan keberanian akan kebenaran, menolak oportunis. Hal inilah yang bisa jadi teladan bagi pelaksanaan Politik Bermartabat…

Oleh : Albert Dody Richmanto

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: