“…DRAMA Musikal TIMUN MAS…” Persembahan Teater Tanah Air bagi Anak-Anak Indonesia


 

"...Renny Djajusman yang memerankan Mbok Tumi, ibu dari Timun Mas..."

“…Teater Tanah Air pimpinan Jose Rizal Manua Minggu (18/12) mementaskan drama musikal Timun Mas. Remy Sylado selaku penulis naskah cerita, membuat cerita rakyat ini menjadi tampilan musikal yang lebih segar dan kental dengan keceriaan anak-anak. Panggung dan kostum pemain yang bernuansa ceria, menambah semarak panggung Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki yang menjadi lokasi pagelaran teater anak ini. Renny Djajusman juga turut tampil di acara ini lewat peran Mbok Tumi, ibu dari Timun Mas. Sementara Timun Mas sendiri diperankan oleh Niken Flora Rinjani. Cerita Timun Mas yang dipentaskan oleh anak-anak Teater Tanah Air ini, tak jauh berbeda dengan cerita Timun Mas yang sudah sering kita dengar. Singkat cerita, pementasan dibuka dengan keceriaan sekelompok monyet di hutan dekat rumah Mbok Tumi (Reni Djadjusman). Mereka adalah teman akrab Mbok Tumi. Suatu hari Bhuto Ijo (Dadang Badoet) datang memberikan biji Timun Mas yang akan berbuah anak bagi Mbok Tumi. Namun, pada usia 17 tahun anak ini akan diminta lagi oleh Bhuto Ijo untuk menjadi santapannya agar bisa hidup 1000 tahun lagi.

"...Mbok Tumi sedang Mencari Pupuk Ngung di Pasar Agar Timun Masnya dapat Cepat Besar..."

Untuk menumbuhkan Timun Mas, Mbak Tumi harus menemukan pupuk Ngung yang kemudian ia dapatkan dari seorang tukang obat. Dalam cerita ini, Mbok Tumi pun punya peri penolong (Gadung Bondowoso). Peri penolong inilah yang selalu memberikan nasihat-nasihat bijak bagi Mbok Tumi. Singkat cerita, Timun Mas sudah menjelang 17 tahun. Mbok Tumi bingung bukan kepalang, ia lalu mencari-cari tukang obat yang dulu memberinya pupuk Ngung. Belakangan, tukang obat ini ternyata adalah si Peri yang menyamar. Timun Mas kemudian diberi lima senjata rahasia untuk mengalahkan Bhuto Ijo. Kelimanya adalah biji timun yang akan berubah jadi semak belukar, jarum yang akan berubah jadi semak berduri, lada yang akan berubah menjadi kobaran api, garam yang berubah menjadi lautan, serta terasi yang berubah menjadi lumpur panas yang akhirnya menamatkan riwayat si Bhuto Ijo. Tukang Obat berpesan agar Timun Mas melemparkan senjata ini dengan penuh keyakinan sembari menyerukan, Om Awignam Astu Namo Sidham. Akhirnya Timun Mas pun berhasil mengalahkan Butoijo.

"...Jose Rizal Manua, pimpinan Teater Tanah Air Yang Sukses Membawa Teater Anak ini Menjadi Jawara Dunia..."

Dibawah arahan Jose Rizal Manua dan Nunun Raraswati, Teater Tanah Air berhasil menuai prestasi di dalam maupun luar negeri, seperti disampaikan Reni Djajusman kepada NRM. Teater ini sempat memenangkan beberapa pentas teater anak di luar negeri seperti, Festival Teater Anak Asia Pasifik di Jepang dan Festival Teater Anak Dunia yang ke-10 di Rusia. Jose Rizal Manua yang ditemui PENANTRA NEWS  usai pagelaran berlangsung menyatakan kebanggaannya atas pagelaran anak-anak asuhannya ini. Namun, ia juga mengungkapkan keprihatinannya dengan kondisi perfilman anak-anak di tanah air. Menurutnya, tayangan anak yang ada saat ini jarang mengangkat cerita rakyat. Padahal cerita rakyat sarat akan nilai akan pengajaran budi pekerti yang baik untuk tumbuh kembang anak.

Oleh : Eka Shantika

Iklan

2 Tanggapan

  1. terima kasih atas sarannya karena saya sangat menyukai drama

  2. thank you ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: