“…HURU – HARA HERO…” Mencari sosok Pahlawan Penyelamat Indonesia


  “..HURU – HARA HERO ..” merupakan tajuk dari sebuah pameran seni visual yang digadang oleh kurator Wicaksono Adi yang menyajikan karya dari 12 orang pelukis dan perupa Indonesia. Di antaranya adalah : Ady Laksono, Dwiko Rahardjo, Vincensius, masPadhik, Hari Mulyanto, Bambang Winarno, Iskandar, Puguh Cahyono, Sumarjo, Agus Prayitno, Herman Widianto, dan Widiyanto.

Menilik tema pameran ini, kita tidak sekedar disuguhkan berbagai karya seni lukis dan patung yang bernilai seni tinggi namun harus mampu menggali makna dan  pesan moral tersirat yang ingin disampaikan oleh karya tersebut. Karya – karya seni yang di pamerkan adalah merupakan refleksi keprihatinan para seniman pembuatnya berkaitan dengan keadaan kehidupan di tengah – tengah masyarakat akhir – akhir ini. Dimana mencerminkan suatu keadaan dari sebuah bangsa yang sangat memerlukan tampilnya sosok Pahlawan Penyelamat. Pahlawan Yang di harapkan mampu menyelamatkan kondisi negeri ini dari segala keterpurukan dan berbagai badai persoalan yang ada di tengah – tengah kehidupan masyarakatnya. Mulai dari tingkat bawah hingga elite politik dan ekonomi. Dari sekian banyak koleksi lukisan maupun patung karya seniman yang di pamerkan, hal yang sangat menarik perhatian team redaksi PENANTRA  saat meliput langsung di lokasi di antaranya adalah adanya beberapa lukisan yang diantaranya berjudul “… Perahu Retak….” Karya Mas Padhik. Lukisan ini mengambarkan sebuah bahtera kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang di ibaratkan sedang berlayar di tengah – tengah samudera nan luas. Dan sedang menuju arah yang di cita – citakan oleh segenap awak dan penumpang di dalamnya. Selain itu terdapat lagi sebuah lukisan karya Said Budiarto dengan judul : “…Korupsi Belum Pasti Berlalu…” yang di visualisasikan dengan wujud sebuah lukisan Kursi Singgasana Kedudukan. Yang mana rumput hijau korupsi seakan nampak masihlah tumbuh subur di atasnya. Lalu terdapat juga lukisan dengan tema Pancasila dan Soekarno, serta Lukisan Sepasang Bola Mata dengan gambar Bung Karno dan Bung Tomo tepat berada di dalam bola mata tersebut. Dengan cap stempel bertuliskan kata “…Di Cari Pahlawan…” nampak tertempel jelas di dahi sang pemilik bola mata indah tersebut. Karya seni visual ini jelas menyiratkan kerinduan para seniman yang terlibat dalam Huru Hara Hero ini akan sosok pahlawan dengan jiwa besar, dengan kejujuran dan moral yang tinggi, inovatif dan solutif agar mampu membawa bahtera NKRI yang retak ini berlabuh di sebuah dermaga harapan. Tanah Harapan yang subur makmur, gemah ripah loh jinawi, tata titi tentrem raharja.

Oleh : Albert Dody R.

Satu Tanggapan

  1. Maaf apa ini asli blognya pak permadi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: