“…Wahyu MAKUTARAMA dibawakan dengan apik oleh Paguyuban SATYA BUDAYA di Gedung Kesenian Jakarta…”



"...Pentas Pagelaran Wayang Orang Wahyu Makutarama..."

“…Jakarta, Wahyu Makutarama menjadi tema pagelaran Wayang Orang yang di gelar oleh Paguyuban Satya Budaya Indonesia. Bertempat di Gedung Kesenian Jakarta, lakon Wahyu Makutarama ini digelar pada tanggal 20 Januari 2012. Didukung oleh Blue Bird Group, Paguyuban Satya Budaya Indonesia kembali hadir membawakan lakon “Wahyu Makutarama” setelah suksesnya pagelaran wayang orang yang telah dilakukan paguyuban ini sejak berdirinya pada tanggal 1 Maret 2006. Pagelaran wayang orang merupakan salah satu bentuk apresiasi dan pelestarian budaya asli Indonesia. Eksistensi dari adanya pagelaran wayang orang ini selayaknya didukung oleh generasi-generasi penerus bangsa dalam upaya pelestarian budaya bangsa, terutama seni budaya Jawa. Menurut Ketua Umum Paguyuban Satya Budaya Indonesia, Ibu Endang Basuki Purnomo, pagelaran wayang orang ini tidak lepas dari keinginan untuk mengharumkan nama Bangsa dan Negara RI dalam melestarikan dan meneruskan kebudayaan bangsa yang adiluhung warisan leluhur bangsa budaya berazaskan Pancasila, sehingga tetap dapat meneruskan tongkat estafet kepada generasi muda. Pagelaran Wahyu Makutarama yang disutradarai oleh Mudjo Setyo ini menggambarkan tentang Wahyu Keprabon yang diperebutkan oleh pihak Pandawa dan Kurawa. Pihak Kurawa dalam hal ini Prabu Suyudana menghadap Resi Durna bersama Patih Sengkuni dan para Kurawa untuk meminta kepada Resi Durna agar Wahyu Makutarama diserahkan pada mereka atau berada di Kerajaan Hastina.

"...Para Punakawan dalam Pagelaran Wayang Orang Wahyu Makutarama..."

Kemudian disepakati untuk memanggil Adipati Karna untuk mencari Wahyu Makutarama ini. Adipati Karna menyanggupi dan berangkat menuju Gunung Kutarunggu untuk mencari Wahyu Makutarama tersebut. Di pegunungan Kutarunggu Adipati Karna bertemu dengan Resi Anoman yang memberitahukan bahwa Begawan Kesawasidi sedang bertapa. Saat mengetahui Adipati Karna dan Kurawa bermaksud mengambil Wahyu Makutarama, Resi Anoman mencegahnya. Terjadilah perang antara Resi Anoman dan Adipati Karna sampai Adipati Karna melepaskan pusaka Kunta Wijayadanu. Namun pusaka Kunta Wijayadanu dapat direbut oleh Resi Anoman. Mengetahui hal tersebut Begawan Kesawasidi marah bahkan mengutuk Resi Anoman akan menemui ajalnya setelah tujuh turunan dari Pandawa. Resi Anoman merasa sedih dan mohon pamit kembali ke pertapaan Kendalisada. Lalu datanglah R. Harjuna menemui Begawan Kesawasidi dan menyampaikan maksudnya untuk memperoleh Wahyu Makutarama. Begawan Kesawasidi menyerahkan Wahyu Makutarama yang berisikan ajaran Hastabrata Memayu Hayuning Bawono kepada R. Harjuna. Sebelum R. Harjuna pamit, Begawan Kesawasidi meminta tolong pada R. Harjuna untuk mengembalikan pusaka Kunta Wijayadanu pada Adipati Karna. R. Harjuna bertemu dengan Adipati Karna dan menyerahkan Pusaka Kunta Wijayadanu. Adipati Karna senang sekali, namun tetap meminta R. Harjuna untuk menyerahkan Wahyu Makutarama. Terjadilah perang antara R. Harjuna dengan Adipati Karna. Dan Adipati Karna dapat dikalahkan R. Harjuna. Namun datang Bambang Sintakawa dan Kandihawa utusan Prabu Suyudana dari Kerajaan Astina.

"...Hyang Narada dalam Pentas Pertunjukan Wahyu Makutarama..."

Terjadi perang kembali dan R. Harjuna kalah. R. Harjuna bertemu dengan Begawan Kesawasidi dan menceritakan kejadian tersebut. Datang Bambang Sintawakan dan Kandihawa, terjadi perang, hingga akhirnya berubah wujud. Begawan Kesawasidi berubah menjadi Prabu Kresna, sedangkan Bambang Sintawaka menjadi Sembadra dan Kandihawa menjadi Srikandi. Datang R. Bimasena dan putra Pandawa lainnya. Akhirnya mereka semua berkumpul dan merasa bersyukur. Wahyu Makutarama merupakan Wahyu ajaran yang menggambarkan tentang bagaimana seorang pemimpin dalam memimpin bangsanya yaitu menjadi pemimpin haruslah yang baik, arif dan bijaksana. Dan merupakan sosok yang diidam-idamkan bangsa ini. Pagelaran Wayang Orang Wahyu Makutarama ini merupakan pagelaran yang ke 16 dari Satya Budaya Indonesia sejak berdirinya hingga tahun 2012 ini. Didukung oleh para pemain yang terdiri dari kalangan berbagai profesi, maka pagelaran Wayang Orang Wahyu Makutarama ini dibawakan dengan begitu memukau. Dengan tata panggung dan busana yang sangat indah benar-benar menunjukan kebesaran budaya kita.

Oleh : Santi Widianti

Satu Tanggapan

  1. Pertunjukan wayang orang dengan judul wahyu makutoromo adalah pertunjukan yang memukau saya.. Sejauh ini saya menyaksikan pertunjukan wayang orang benar benar disajikan tontonan, dan tuntunan.
    Tontonan karena memang jalan ceritanya dibuat untuk menghibur para penonton. Tuntunan karena kita sebagai penonton kembali dituntun kepada jalan yang baik, yang menyatakan bahwa kejahatan akhirnya akan kalah oleh kebaikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: