“…ASEAN Cultural SHOW And EXHIBITION 2012 Pamerkan KERAGAMAN Wujudkan TOLERANSI…”


"...Pentas Pertunjukan Tari Saman dalam Moment Asean Cultural Show and Exhibition 2012..."

“…Sekretariat Asean mengadakan pameran kebudayaan, Asean Cultural Show & Exhibition 2012. Acara ini digelar pada 20-22 Januari 2012 di Piazza, Gandaria City Mall, Jakarta. Acara ini ditujukan untuk memelihara seni dan budaya dari sepuluh negara Asean. Acara dikemas dalam beragam bentuk, baik aksi musik maupun pameran. Acara dibuka oleh Dr. Surin Pitsuwan, Sekretaris Jendral Asean.
Ketika ditemui, kepada NRM Dr Surin menyatakan bahwa acara ini merupakan acara pameran yang biasa dilakukan oleh Sekretariat Asean di Jakarta dan kota-kota di negara Asean lainnya. Acara ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran mengenai perbedaan budaya dari warga Asean yang harus saling dihormati, sekaligus membantu menyelamatkan nilai-nilai seni dan budaya di wilayah ini. “Identitas Asean perlu dibangun. Untuk membangunnya kita perlu keberagaman dari berbagai budaya yang ada di negara-negara di Asean ini,” ujarnya.Tari Saman ditampilkan sebagai pembuka acara. Tari ini dibawakan oleh siswi-siswi SMA Avicenna, Jakarta. Acara kemudian dilanjutkan dengan tarian “Muay Thai Wai Kru” yang dibawakan Mr. Pornacha, bocah delapan tahun asal Thailand. Tarian ini merupakan tarian penghormatan kepada guru sebelum para Muai Thai atau kick boxing bertanding. Mr . Surin kemudian memberikan kenang-kenangan dari Asean kepada Pornacha. Acara dilanjutkan dengan penampilan dari Dalang Pasir, Fauzan Ja’far, asal Bandung.

"...Dr.HE Surin Pitsuwan, Sekertaris Jendral Asean saat membuka Asean Cultural Show & Exhibition

Ia merupakan seniman penggambar pasir pertama di Indonesia. Fauzan sendiri menyebut seni gambar pasir miliknya ini sebagai Bayang Pasir. Gambar pasir yang ia tampilkan malam ini menceritakan mengenai sejarah Asean, mulai dari masa seluruh daratan Asean bersatu sebagai Atlantis sebelum banjir besar Nuh, hingga ke masa Majapahit dengan Gajah Mada yang menyatukan Nusantara berkat Sumpah Palapanya, hingga akhirnya berkembang menjadi negara-negara Asean seperti sekarang ini, seperti diutarakan Fauzan kepada NRM. Keajabiban gambar yang dibentuk Fauzan mengundang decak kagum penonton di Piazza malam itu. Pertunjukan Bayang Pasir ditutup dengan gambar bendera Asean, serta slogan One Vision, One Identity, One Community.
Maribeth, penyanyi asal Philipina yang sempat ngetop di Indonesia pun menjadi penampil berikutnya di panggung Asean Cultural Show & Exhibition ini. Kepada NRM ia menyatakan senang dengan acara yang diadakan oleh Asean ini, karena bisa mengakrabkan negara-negara Asean. Penampil terakhir di acara ini adalah Once Mekel yang langsung mendapat sambutan meriah dari hadirin. Tak jauh dari Piazza, terdapat pameran budaya Asean yang menampilkan berbagai karya seni lukis dan fotografi serta beberapa barang seni lainnya dari negara-negara Asean.

Oleh : Eka Shantika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: