“…MAHAKARYA para MAESTRO Tampil APIK Menutup Indonesia FASHION Week 2012…”


 

"..Fascinating romance yang dihadirkan dalam koleksi gaun kebaya Ferry Sunarto.."

Tiga desainer terbaik Indonesia, Ferry Sunarto, Musa Widyatmojo dan Anne Avantie memamerkan karya terbaiknya melalui inspirasi etnik yang elektik “BNI presents Ethnic Eclectism”pada 26 Februari 2012 dalam rangka menutup Indonesia Fashion Week 2012. Penghargaan khusus juga diberikan kepada orang-orang yang sudah lebih dahulu berjasa pada industri Fashion Indonesia. Orang-orang yang secara konsisten dan teguh mengembangkan industri fashion Indonesia dengan caranya masing-masing.

Diantaranya Ibu Pia Alisjahbana menerima  “Lifetime achievement for her enormous support and endeavor through Femina Group”, Komposer Guruh Soekarnoputra menerima “Special appreciation for his magical creativity in promoting Indonesia Culture Through his iconic musical shows”, Pengusaha Liliawati Rahardjo menerima “Special appreciation for her continous integrated supports through Jakarta Fashion & Food Festival and The Catwalk”, Desainer Mardiana Ika menerima “Special Appreciation for her pioneering effort in making fashion happening as trade event”, dan Pengamat Fashion Muara Bagja menerima “ Special appreciation for his unshaken dedication to Indonesia fashion Universe through his countless writings” Ethnic Eclectism dibuka dengan koleksi Ferry Sunarto dengan kebaya yang cantik dengan aura nan lembut dengan tema “Fascinating Romance”. Pria ini membuktikan bahwa kebaya dapat diolah sedemikian cantik dengan look yang modern tanpa melupakan akar tradisional yang sudah ada. Melalui karyanya Ferry berharap kebaya dapat berkembang lebih hebat lagi hingga dikenal di pentas dunia.

"..Desainer Musa Widyatmodjo dengan koleksi The (ine) Kelimutu yang mengangkat Kain Tenun Ikat Ende.."

Ketika Ferry mengolah kebaya, Musa widyatmodjo lebih memilih menghadirkan busana bagi wanita kosmopolitan dengan sentuhan Indonesia dengan tema “The (ine) Kelimutu” yang membawa busaya wanita Kelimutu menjadi produk yang sesuai dengan kehidupan wanita Urban. Maestro Kebaya Anne Avantie menutup fashion show dengan berbicara tentang hati, cinta, damai, pengorbanan dan kebebasan melalui siluet-siluet kebaya yang beradaptasi dari masa ke masa. Suguhan karya sepenuh hati Anne Avantie ini dikolaborasikan dengan syair dan lagu Guruh Soekarno Putra serta Narasi mengenai kebaya oleh Garin Nugroho menjadi sebuah pagelaran Ephic yang luar biasa. Mulai dari Kebaya Pakem dan Batik Lawas hingga Kebaya Modern dengan sentuhan Glamour melenggang di panggung diiringi narasi, gerak tari, lagu dan improvisasi anak negeri. Kebaya adalah sejarah perjalanan bangsa, begitu lentur dan tidak membelenggu kreatifitas. Anne Avantie membawa kebaya pada pembaharuan yang membuat perempuan Indonesia lebih menarik melalui karyanya “Indonesia Sehati”. Ketika para maestro berbicara melalui karyanya, yang tersisa adalah motivasi dan semangat yang terlahir untuk  menguatkan identitas nasional dalam mencipta.

Oleh : Dwi Pravita G

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: