“…BAMBU Bahan MATERIAL Masa DEPAN Yang POTENSIONAL…”


"...Biola bambu ketika dipamerkan di Java Jazz Festival 2012..."

“…PENANTRA– BANDUNG, Bagi masyarakat kita, bambu mungkin hanyalah bahan material kelas yang rendah jika dinilai sebagai bahan bangunan. Atau sekedar bahan membuat perangkat rumah tangga dan

perkakas belaka.

Padahal, bambu di mata internasional adalah bahan material masa depan. Sebab, bambu dipandang sebagai bahan bangunan yang elastis. Elastisitas bambu inilah yang dimanfaatkan oleh para ilmuwan untuk berinovasi menciptakan bangunan yang tahan gempa. ” Mereka membuat tulang beton dari bambu,” terang Adang Muhidin, salah satu pencinta bambu yang bergerak melalui Indonesia Bamboo Society.

Ketertarikan Adang, mendalami bambu juga berangkat dari keprihatinannya terhadap kondisi perbambuan di Indonesia. ” Padahal di indonesia paling banyak spesiesnya tapi kok dianggap biasa, cuma dibuat pager, boboko, tangga, yang harganya juga murah.

Kalau di luar, bambu jadi tulangan beton,” jelas Adang. Tulang beton ini, ujar pria yang mengambil gelar magister insinyur-nya di salah satu universitas di Jerman ini, dibuat dengan menyatukan rumbun-rumpun bambu menggunakan ring besi.

"...Adang Muhidin, Presiden Indonesian Bamboo Society..."

” Tapi bambu yang digunakan disana beda dengan yang disini. Disana, bambunya lurus-lurus karena dalam penanamannya pun diperhatikan benar jarak antar pohonnya. Sehingga bisa tumbuh lurus dan dimanfaatkan untuk material. Kalau disini, bambu dibiarkan tumbuh hingga rimbun banget dalam satu rumpunnya, itu membuat pertumbuhan bambu jadi tidak maksimal dan tidak lurus, ” ujarnya lagi.

Ia pun prihatin karena Amerika Serikat punya banyak profesor bambu, “Padahal luas kebun bambu disana lebih sedikit dibanding kita loh. Tapi, Indonesia yang punya kebon bambu luas, profesornya hanya dua-tiga orang, ” paparnya.

Pulang ke Indonesia pada 2006, Adang mencoba mengangkat bambu di mata masyarakat Indonesia. ” Saya berpikir bagaimana caranya membuat bambu jadi sesuatu yang menarik dan bisa diterima masyarakat, lalu saya bertemu Abah Yudi yang membuat alat musik dari bambu ” imbuhnya. Berangkat dari alat-alat musik bambu yang dicita-citakannya bersama Abah Yudi menjadi sebuah orkestra inilah, Adang berharap bisa mengangkat citra bambu dan go internasional.

( Oleh :Eka Shantika )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: