“…LES YEUX NOIRS…” Group Musik PERANCIS Unjuk Kebolehan di Indonesia


“…Penampilan Les Yeux Noirs Kelompok Musik Asal Perancis dalam Acara Pagelaran Musik Yang Berlangsung di Gedung Kesenian Jakarta…”

“…PENANTRA – JAKARTA, Selama 2 jam para penonton yang menghadiri penampilan Les Yeux Noirs kelompok musik asal Perancis ini, disuguhi alunan musik dan lagu yang khas dan irama yang mengalun cepat sehingga para penonton di bawa pada suasana yang tidak membosankan.

Pagelaran musik Les Yeux Noirs berlangsung di Gedung Kesenian Jakarta, pada Rabu 18 April 2012. Yang menarik saat mereka memperdengarkan musik dan lagu tradisional leluhur mereka dengan memperdengarkan suara rekaman nyanyian dari nenek mereka yang sudah meninggal dunia.

Hal ini menjadikan suasana menjadi terasa akrab kekeluargaan antara mereka dengan para penonton. Dan tepuk tangan yang meriah serta decak kagum senantiasa terdengar setiap mereka menyelesaikan tiap lagu yang mereka bawakan. Dalam pertunjukan kali ini Les Yeux Noirs tampil dengan 6 personel yaitu Eric Slabiak(Biola dan Vokal), Oliver Slabiak (Biola dan Vokal), Franck Anastasio (Gitar), Julien Herne (Bass), Remi Sanna (Drum) dan Dario Ivkovic (Akordion).

“…Penampilan Les Yeux Noirs Kelompok Musik Asal Perancis dalam Acara Pagelaran Musik Yang Berlangsung di Gedung Kesenian Jakarta…”

Dipimpin oleh kakak beradik Eric dan Olivier Slabiak, violis berbakat, Les Yeux Noirs membawakan musik rock-gipsi dan yiddish-pop mereka ke panggung-panggung di seluruh dunia sejak 1992.

Lewat ritme yang menawan, folksong, puisi dan cerita tentang dunia lain, grup musik ini tiada henti bereksplorasi dan mengulik diri.

Dengan mengantongi juara 1 penganugerahan dari Sekolah Tinggi Musik di Brussel, Belgia, Les Yeux Noirs tampil di berbagai pertunjukan kabaret dan tempat-tempat yang memainkan musik Eropa Timur.

Inspirasi musik rock-gipsi dan Yiddish-pop ini berasal dari paman-paman mereka yang juga merupakan musisi. Mereka telah lama bermusik dengan Django Reinhardt, pelopor aliran Jazz baru yang mengutamakan permainan gitar bernuansa gipsi Belgia.

Dengan eksistensinya selama 19 tahun, Les Yeux Noirs telah melakukan 1300 konser dan tampil di banyak acara musik prestigius di Eropa dan empat benua lainnya. Memainkan dengan berani musik tradisional leluhur mereka, Les Yeux Noirs mengundang kita melakukan perjalanan yang menggelorakan hati ke tengah-tengah jiwa pengembara.Les Yeux Noirs.

( Oleh : Santi Widianti )

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: