“…@RTENERGY, PAMERAN LUKISAN DUNA PERMINYAKAN DALAM RANGKA HARKITNAS 2012…”


“..Menteri ESDM Ir. Jero Wacik memberikan Buku @RTENERGY kepada Kepala BPMIGAS Ir. R. Priyono didampingi Ketua Panitia Buntje Harbunangin, Gerhard Rumeser, dan koordinator Pelukis Hardi ..”

“…PENANTRA – JAKARTA, Dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional 2012, diselenggarakan suatu acara Kebudayaan berupa Pameran Lukisan dan Peluncuran Buku Puisi.

Pameran Lukisan dan Peluncuran Buku Puisi ini, berisi tentang salah satu bidang yang vital serta strategis sebagai roda penggerak kehidupan dan perekonomian rakyat, yaitu Dunia Minyak dan Gas.

Masalah energi dan bahan bakar boleh jadi membuat masyarakat resah seperti beberapa waktu lalu saat terjadi rencana kenaikan harga dan pengurangan subsidi BBM.

Karenanya Dunia Energi, khususnya di bidang Migas (Minyak dan Gas) menjadi perihal yang dekat dengan sendi kehidupan sehari-hari, namun juga menjadi sesuatu yang jauh bila ditinjau dari segi informasi dan pemahaman masyarakat tentang seluk beluk yang berlangsung di dunia tersebut.

Dengan mengaca pada realitas itu, maka BPMIGAS merangkul 7 orang pelukis serta 4 penyair nasional untuk menjembatani masyarakat dan dunia perminyakan melalui Karya Seni. Suatu gebrakan yang segar dan jenius bagi dunia energi maupun dunia seni modern.

“..Menteri ESDM Jero Wacik dan para pengunjung sedang menilik karya-karya para pelukis @RTENERGY..”

Sebagai realisasi atas ide tersebut, selama empat hari tepatnya pada tanggal 14 – 18 Mei 2012 diselenggarakanlah sebuah Pameran Lukisan Dunia Perminyakan dan Peluncuran buku @RT ENERGY.

Pameran resmi dibuka oleh Menteri Negara Energi dan Sumber Daya Mineral, Ir. Jero Wacik, SE pada tanggal 14 Mei 2012 pukul 19.00 WIB.

Para pelukis yang terlibat dalam Pameran ini adalah Hardi (KP Danuwijaya), Yoes Rizal (Alumni Seni Rupa ITB), Odji Lirungan (Alumni ISI Yogya), Ivan Haryanto (Alumni ISI Yogya), Lim Hui Yung (Otodidak), Yahya TS (Otodidak), dan Joned Rahadian (Otodidak).

Sementara 4 penulis puisi sebagai ilustrator bebas atas lukisan-lukisan tersebut adalah Leon Agusta, Fadli Zon, EZ Halim, dan Yusuf Susilo Hartono. Kolaborasi antara lukisan dan puisi tentang dunia perminyakan ini termuat dalam satu buku edisi lux @RTENERGY 2012 setebal 164 halaman.

Buku ini pun menjadi suatu khazanah baru bagi pustaka seni dan industri di Indonesia karena dalam kurun waktu 66 tahun kemerdekaan RI, nyaris tidak ada buku tentang industri minyak Indonesia yang diterbitkan, sementara kesenian pun tidak pernah mengangkat tema teknologi atau industri.

“..Lebih dari 70 lukisan dan sketsa mengenai kilang minyak dan gas dipamerkan dalam @RTENERGY…”

“ Bagi para seniman pelukis awalnya pasti tidak menyangka bidang atau industri minyak dan gas ini ternyata menyimpan segi-segi yang indah dan artistik untuk dijadikan obyek lukisan ”

” Dengan melukis anjungan, kilang, atau turbin pembangkit listrik itu, kiranya apresiasi pelukis dan juga masyarakat akan sepak terjang yang terjadi di bidang industri migas akan meningkat,” tutur Menteri ESDM Ir. Jero Wacik, SE.

Karenanya Pameran dan Peluncuran Buku @RTENERGY merupakan pionir gerakan seni rupa baru Indonesia.

Para penikmat seni, pekerja industri, maupun masyarakat awam dapat menyaksikan suatu perpaduan antara dua dunia yang sangat bertolak belakang dan tak pernah bersinggungan dalam pameran ini, yang diharapkan menjadi suatu keseimbangan baru menjelang 104 tahun kebangkitan nasional Indonesia.

( Oleh :  Dwi Pravita Ganatri )

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: